Virtualisasi Pada Jaringan LTE

China Mobile, operator mobile terbesar di dunia bersama Alcatel-Lucent (Euronext Paris dan NYSE: ALU), mendemonstrasikan progresnya dalam pengembangan virtualisasi fungsi jaringan (NFV) untuk operator mobile.
   
Dengan menggunakan Baseband Unit (BBU) jaringan akses radio (RAN) LTE yang konsepnya telah terbukti secara virtual, serta virtualized evolved packet core (vEPC) milik Alcatel-Lucent dalam lingkungan multi vendor, kedua perusahaan memperlihatkan bagaimana jaringan awan mobile mampu meningkatkan ketangkasan, efisiensi dan skala.
   
Para pengunjung stan China Mobile di Mobile World Congress 2014 bisa melakukan panggilan suara dan video dengan ponsel yang mampu melakukan panggilan melalui LTE, atau yang disebut voice over LTE (VoLTE).
   
Layanan ini disediakan oleh jaringan awan multi vendor seperti: LTE RAN BBU milik Alcatel-Lucent yang konsepnya telah terbukti secara virtual dengan menggunakan beberapa suku cadang COTS (Commercial-Off-The-Shelf) termasuk komponen perangkat keras, perangkat lunak dan protokol LTE komersial.   
   
Solusi ini dikembangkan sebagai bagian dari program Cloud-RAN (C-RAN) oleh China Mobile. Alcatel-Lucent dan China Mobile menandatangani sebuah MoU untuk mengembangkan C-RAN di tahun 2011.
   
vEPC dari Alcatel-Lucent yang beroperasi dengan jaringan virtual utama lainnya mampu beroperasi dalam lingkungan multi vendor, serta akan diaktifkan, dikelola dan diatur secara virtual dengan platform NFV terbaru milik Alcatel-Lucent - CloudBand 2.0.
   
China Mobile memiliki lebih dari 700 juta pelanggan dan mengoperasikan jaringan TD-LTE skala besar di mana Alcatel-Lucent berfungsi sebagai vendor utama. Hal ini menjadikan NFV sebagai jaringan yang lebih ramah lingkungan, lebih cepat dan lebih efisien.
   
Ini juga akan menekan biaya dan mengotomatisasi manajemen siklus layanan untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan berkualitas dalam skala besar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...